Pusat Kajian One Health Universitas Udayana (OHCC) bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) Bali dan RS UNUD selenggarakan kuliah umum mengenai Antimicrobial Resistance (AMR). Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid di Ruang Pertemuan RS UNUD (1/9) dibuka langsung oleh Direktur Utama RS UNUD, Prof. Dr. dr. Dewa Putu Gde Purwa Samatra, Sp.S (K) yang menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap agar peserta yang hadir dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat terkait bagaimana menggunakan antibiotik dengan bijak. Kegiatan ini dihadiri peserta dari berbagai institusi, mulai dari anggota PAMKI Bali, Staf Diklat, Kesehatan Lingkungan dan PPI RS UNUD, Anggota IAKMI Bali, Staf UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa Bali, Staf Yachiyo Engineering Company, dan mahasiswa Kesehatan Masyarakat dan Farmasi dari berbagai instansi pendidikan.
Kuliah umum yang menghadirkan dua narasumber ahli yaitu Prof. Ryo Honda, Ph.D dari Faculty of Geosciences and Civil Engineering Kanazawa University dan Ni Komang Semara Yanti, S.KM., MPH dari Pusat Kajian One Health Universitas Udayana dipandu oleh dr. I Wayan Agus Gede Manik Saputra, M.Ked. Klin. Sp. MK sebagai moderator. Ketua Panitia Penyelenggara, Prof. Dr. dr. Ni Nyoman Sri Budayanti, Sp.MK (K) menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan wawasan dalam menanggulangi resistensi antimikroba salah satunya melalui program Desa Bijak Antibiotika (SAJAKA). Prof. Sri Budayanti berharap peserta dapat menjadi agent of change dalam upaya mengatasi masalah serius ini untuk menjaga efektivitas antimikroba guna melindungi kesehatan global.